#tolakresepsi


Pernikahan. Sebuah ikatan suci, yang merupakan karunia dari Allah dimana ikatan itu dapat menjadikan yang haram menjadi halal bahkan bernilai ibadah. Bersambung,

Advertisements

Transisi – ganti skincare

Pengalaman pribadi awal tahun kemarin, januari 2018. Lanjutan dari postingan sebelumnya … Jadi awalnya aku pake skincare Naavagreen (NG), lalu karena sesuatu hal aku memutuskan untuk ganti ke skincare Larissa. Sesuatu hal itu udah tak ceritain dipost sebelumnya ya, lalu alkisah aku pindah ke larissa.. skincare yang sama-sama gaada outletnya dikota tempat tinggal, skincare yang jarak tempuhnya sama-sama sejam kalo dari rumah.

Awal dateng kesana aku cuma nyobain hairspa, cerita lengkapnya disini ya. Lalu sebelum perawatan dimulai aku minta konsultasi sama dokter, konsultasi soal hairfall problem dan nyolong-nyolong konsultasi soal kulit wajah karena emang udah niat mau ganti skincare.

Diruangtasi bersama dokter ketika ditanya masalah krim wajah “dok, aku masih pake produk skincare lain. Kondisinya kalo ga pake krim wajah 1-2 hari aja itu wajahnya langsung bruntusan. Pengen ganti Larissa, kira-kira harus berhenti pake produk itu berapa sampe bisa pake Larissa” curhatan polos yang terlalu biasa, tapi jawaban dokternya mengejutkan!
Langsung ganti aja gapapa kok, ga perlu jeda berhenti pake krim yang lama“, kata dokter.
Dalam hati, gila ni orang!!! emang kandungan krimnya ntar ga bereaksi dikulit. Nih dokter dagelan ga sih, what the … 😣
Inget banget jaman dulu ada teman yang pake Larissa trus dapet voucher facial di tempat lain aja, abis facial langsung reaksi kulitnya. Muncul jerawat sejengkol-jengkol buset. Sebenernya sih yang ngomong suruh langsung ganti itu ‘dokter’ ya, yang namanya ‘dokter’ kan idealnya dia orang yang udah expert dibidangnya, tapi entah kenapa tetap aja ada kecurigaan yang takutnya ga bisa di klaim atas perkataan sang dokter.

Hair spa-nya Larissa dan NR tonic yang melegenda

I’m so sorry pemirsa..akibat kesibukan yang tidak jelas ini review hairspa tempo hari jadi ketunda-tunda ✌😀
Waktu itu hairspanya pas libur natal kan ya, ehm..jadi begini kelanjutan kisahnya.

Kalo dipostingan sebelumnya gw bahas proses ketika treatment, kali ini mari kita bahas hasilnya. Kalo untuk hairspanya waktu itu emang bener wanginya berhari-hari sampe males keramas takut ilang wanginya, tapi karena udah lepek ya akhirnya kebasuh air juga dan wanginya tinggal dikit banget jadinya. Yang gw ga ngerti pasca hairspa dari larissa selama belum dikeramas lagi itu rambut jarang banget ada yang jatoh (rontok), kenapa ya? Tapi begitu dirawat jalan biasa pake shampoo dan teman-temannya malah rambut tetep aja banyak yang ga mampu bertahan ditempat alias rontok-rontok juga. Dan waktu ritual pemijatan sama terapist yang kekar pas hairspa itu gw sempet nanya caranya biar maksimal cepet sembuh rontoknya gimana, dan terapistnya cuma jawab ‘dibikin 2minggu sekali aja perawatannya mbak‘. ooh jadi maksudnya gw tiap 2minggu sekali harus ke larissa buat hairspa gitu, astaga kalo deket rumah sih gw jabanin tapi kalo jauh gini gapunya waktu gwnya.

Continue reading “Hair spa-nya Larissa dan NR tonic yang melegenda”

Penting!

haloo sodara-sodara sedunia wal akhirot, cuma mau ngingetin..jangan lupa jaga kesehatan jasmani dan rohani. Sehat jasmaninya, fisiknya selalu fit. Rohaninya, yaitu rukhiyahnya juga dijaga jangan sampe imannya oleng. Karena kita sama-sama tau bahwasanya iman itu memang naik turun, istiqomah itu kadang berat..tapi semoga kita kuat.
Pesan terbesar dalam page ini hanya satu, jangan salah mengorientasikan hidup ini. Gausah melulu galau urusan dunia deh, yang galau cinta-cintaan nikah-nikahan (sumpah jijik banget ama yang beginian), yang galau gajiannya dikit sering ga punya duit, ngeluh lembur banyak kerjaan (kaya gaada syukur-syukurnya), de el el.

Continue reading “Penting!”

#sayatidakbaper!

Baper, penyakit muda mudi zaman now. Please, percayalah bahwasanya

Baper itu tidak berfaedah

Buang jauh-jauh bibit bibit baper, netralkan hati sekarang juga. Jangan mikir aneh-aneh, selow aja. Semua orang itu baik, catet.

Banyak orang baper kalo dari sudut pandang dan pengalaman gue pribadi, karena kebaikan orang lain.
Beda orang beda pemikiran, bener.
Maka dari itu, satu kebaikan bisa jadi beribu-ribu makna sesuai pemikiran orang yang menerima kebaikan itu. Kebaikan itu ga melulu cuma tolong menolong, tapi bisa dalam bentuk perhatian dan bentuk komunikasi seperti saat bercanda. Coba pikir, mana ada orang jahat mau nolongin, mau kasih perhatian, mau ngebercandain. Semua itu yang paling bisa melakukan kan hanya orang-orang baik. Berarti harus berhati-hati dengan orang-orang baik disekitar kita? Ya bukan begitu, bukan berarti harus waspada pada mereka. Bukan.

Continue reading “#sayatidakbaper!”

Betapa tidak tau diri

Ketika kau berbagi dengan harapan sedikit yang kau bagi itu bisa bermanfaat untuk orang lain beserta orang-orang terkasihnya, ketika kau berkeyakinan bahwa yang ada ditanganmu itu sedikit dan akan lebih bermanfaat ketika kau bagi untuk orang lain yang membutuhkan. Tapi kenyataannya tanpa sengaja kau tau orang itu justru dengan keegoisannya memakai pemberianmu untuk hal yang sia-sia untuk dirinya sendiri, saat itu juga kau berpikir “kampret, tau gitu ga dikasih segitu..dikit aja, bukannya begini begitu bla bla bla”

Beberapa detik kemudian istighfar, mohon ampun sebesar-besarnya sama Allah. Takut pahala berbaginya sia-sia, hangus terbakar amarah. Dalam hati kecil ini benar-benar berkecambuk, astaghfirullahal’adzim. Bukankah setiap perbuatan itu tergantung pada niatnya, lalu kenapa kau sibuk mengumpat ketika tau pemberianmu disalahgunakan. Bukankah ranahmu hanya sebatas berbagi karena Allah bukan karena orang lain membutuhkan sesuatu. Kebutuhan orang lain biarlah menjadi urusan Allah dan orang lain itu, bukan urusanmu.

Continue reading “Betapa tidak tau diri”

Kontemplasi untuk 2017

Detik-detik terakhir jelang tutup tahun rasanya pengen hidup ini diulang ke lima tahun kebelakang, mulai dari masuk kuliah dulu. Sempat merasa kecewa dengan proses yang telah berjalan ini, rasa-rasanya masa penggodokan dibangku kuliah banyak yang sia-sia. Sampe sekarang rasanya masih menjadi sarjana sampah, yang lantang lantung kaya daun jatuh ketiup angin. Kenyataan sekarang ini justru sangat jauh dengan idealisme jauh-jauh hari yang lalu, yang idealnya setelah lulus langsung berkelana malah yang ada sekarang sekedar menentukan langkah pertama aja kebingungan. Baiknya ngapain ya biar ngga nyampah? Ga kerasa udah free setengah tahun, kelewat free parah. Tapi, ah sudahlah 😦

Dari pada capek hati meratapi ketidak berdayaan ini, nanti malah stress cepet tua. Ada baiknya memotivasi diri sendiri biar ga lelah untuk terus mencari, yakin aja kalo Allah ga jahat. Pokoknya apapun yang dibutuhkan pasti bakalan dapet, pasti nemu. Mungkin ditahun ganjil semua akan terjawab, waktu akan berpihak ☺

Continue reading “Kontemplasi untuk 2017”