Nasehat untuk Umat

Pepatah bilang, “keadaan tidak pernah salah, sikap manusia yang seringkali salah. Salah menyikapi keadaan”.​ Tidak ada manusia yang tidak diuji dan tidak seorangpun manusia yang tidak memiliki masalah, masalah akan terus bergulir selama manusia itu hidup.

Advertisements

Damai tapi Gersang

Semesta seolah menghakimi kesalahan atas hidup yang tak kunjung berubah, tapi hatipun kadang berbalik menuntut kenapa hidup begitu kejam. Apakah semua ini murni atas kesalahanku, sementara diluar sana berapa banyak pendosa yang tetap diberi jalan untuk hidupnya. Apakah aku ini yang terburuk diantara kesemuanya? Hingga hidup enggan berpihak padaku. Apalah aku ini, hanya seorang anak yang terjebak dalam masa transisi. Tidakkah hidup ini memberikanku kesempatan untuk perlahan saja memulai kewajibanku dengan santai, tapi kenapa beban hidup seolah mengejarku, memaksaku bahwa aku tidak punya banyak waktu lagi.
Kenapa hidup ini terus mengincarku apakah benar bahwa selama ini telah banyak waktu kuhabiskan dalam kemalasan, banyak kesempatan terlewatkan, selama ini ternyata tidak banyak hal berguna yang kulakukan. Tapi bukankah sudah kubilang, tak bisakah kumulai semua ini dengan perlahan saja, meski rasa penat dan tumpukan energi berlebih dalam raga mulai menimbulkan ketidaknyamanan. Rasa ‘tidak berguna’ dan rutinitas tidak produktif kian membuat sesak didada, namun logika hanya sebatas bertanya “ada apa?“. Ada apa dengan hidup yang nyata ini, bagaimana dengan pertanyaan 5W+1H yang belum dapat terpecahkan.

Sumber: Instagram

Continue reading “Damai tapi Gersang”

Kalimat Indah

         نحن لا نملك تغییر الماضي 
Kita tidak bisa merubah apa yang telah terjadi
            و لا رسم المستقبل .. 
Juga tidak bisa menggariskan masa depan
         فلماذا نقتل انفسنا حسرة
Lalu mengapa kita bunuh diri kita dengan penyesalan?
        على شيئ لا نستطیع تغییره؟
Atas apa yg sudah tidak bisa kita rubah

  الحیاه قصیرة وأهدافها كثيرة
Hidup itu singkat sementara targetnya banyak
             فانظر الى السحاب 
           و لا تنظر الى التراب .. 
Maka, tataplah awan dan jangan lihat ke tanah
           اذا ضاقت بك الدروب 
             فعلیك بعلام الغیوب 
Kalau merasa jalan sudah sempit, kembalilah ke Allah yg Maha Mengetahui yg gaib! 
      و قل الحمدلله على كل شيئ 
Dan ucapkan alhamdulillah atas apa saja
 سفينة (تايتنك) بناها مئات الاشخاص
Kapal Titanic dibuat oleh ratusan orang
وسفينة ( نوح ) بناها شخص واحد
Sedang kapal Nabi Nuh dibuat hanya oleh satu orang
  الأولى غرقت والثانية حملت البشرية
Tetapi, Titanic tenggelam. Sedang kapal Nabi Nuh menyelamatkan umat manusia Continue reading “Kalimat Indah”

Aku Salah Menilai Kemurahan Hati-Nya

HUKUMAN YANG TIDAK TERASA

Bicara mengenai hati dari sudut pandang agama, adalah bicara bagaimana kita mengimani suatu keyakinan dan melaksanakan ketaatan pada sang Raja Kehidupan. Berikut adalah sebuah renungan agar khawatirlah apabila dalam benak kita tak sedikitpun rasa cemas menghampiri, jangan-jangan hati kita memang sudah mati. Kita perlu renungkan, bagaimana kemurahan hati-Nya selama ini kita sikapi. Apakah justru kita semakin lalai dan terlena, ataukah tersungkur malu atas ketidak-tahu-diri-an kita sebagai hamba yang sering melalaikan hak-Nya. Tulisan ini hanya meneruskan sebuah pesan dari sumber lain, semoga kita termasuk orang-orang yang hatinya selalu hidup.

Seorang murid mengadu kepada gurunya:

Ustadz, betapa banyak kita berdosa kepada Allah dan tidak menunaikan hakNya sebagaimana mestinya, tapi saya kok tidak melihat Allah menghukum kita“.
Sang Guru menjawab dengan tenang:
Betapa sering Allah menghukummu tapi engkau tidak terasa“.
Sesungguhnya salah satu hukuman Allah yang terbesar yang bisa menimpamu wahai anakku, ialah: sedikitnya taufiq  (kemudahan) untuk mengamalkan ketaatan dan amal amal kebaikan“.
Tidaklah seseorang diuji dengan musibah yang lebih besar dari “kekerasan hatinya dan kematian hatinya“. Sebagai contoh:
Continue reading “Aku Salah Menilai Kemurahan Hati-Nya”

#part5 Self Controlling

#part sebelumnya sudah banyak dibahas mengenai pikiran dan seperangkatnya, dan siapa lagi yang mengendalikan pikiran jika bukan diri sendiri. Maka pandai-pandailah mengontrol diri. Pepatah bilang, orang hebat bukanlah orang yang bisa mengalahkan orang lain. Melainkan orang hebat adalah orang yang dapat mengendalikan dirinya, dalam situasi apapun. Jujur saja dari pengalaman pribadi, saya lelah. Meskipun masalah anak umur 22tahun bisa dibilang belum terlalu rumit, hanya sebatas cinta dan jati diri meniti karir untuk bekal masa depan. Tapi ketika salah satu saja diantara keduanya itu memenuhi pikiran, rasanya capek sekali. Misalnya hanya fokus pada urusan cinta saja, hanya berpikir soal dia dia dan si dia saja. Ketika cinta membuat kecewa, ambruklah saya. Serasa dunia menenggelamkan saya kedasar laut, padahal tidak bisa berenang. Habislah sudah. Tapi hukum kegagalan harus ditegakkan,

Continue reading “#part5 Self Controlling”

#part4 Alay!

Komika Raditya Dika pernah bilang, bahwa tahap perkembangan manusia itu dimulai dari balita – anak-anak – remaja – alaaaaay – dewasa. Zaman sekarang, siapa yang tidak kenal istilah ‘anak alay’ ? Jangan-jangan malah kita sendiri semasa sekolah dulu pernah mendapat gelar anak alay itu, hahaha! Seperti apa definisi alay ini? Abstrak sebenarnya, singkatnya mungkin alay itu dicitrakan untuk seseorang yang bertindak berlebihan dan tidak wajar. Nah kebetulan seseorang yang punya kriteria seperti itu biasanya

Continue reading “#part4 Alay!”

#part3 The Power of Mind

Mengulik peristiwa yang ada disekitar kita sebenarnya adalah keharusan. Pertama, agar kita terus belajar. Agar kita tidak mengulang kesalahan, terjatuh dilubang buaya..eh, lubang yang sama. Jadi betul-betul belajar dari pengalaman, baik pengalaman sendiri atau orang lain. Yang kedua, agar kita bersyukur. Kok bisa? Lha kan ketika mempelajari sekitar, kita pasti dapat hikmah. Dan dibalik hikmah itu jika dikembalikan ke diri sendiri, akan banyak sekali hal yang harus disyukuri. Bukankah dalam Al Qur’an dijelaskan:

Continue reading “#part3 The Power of Mind”