Rindu

Siang ini Aku pergi kesuatu tempat, tujuannya adalah membeli sesuatu untuk perlengkapan ngantor. Entah kenapa setiap pagi ketika persiapan ngantor, bercermin menjadi hal yang paling membuatku malas. Sosok yang muncul di cermin itu seperti bukan Aku, bukan Aku yang kuinginkan dan bukan pula yang Dia inginkan. Bukan sedang menggadaikan aqidah, tapi kenyataannya hidup menuntunku ke jalan ini. Aku tak punya pilihan, atau mungkin Aku punya pilihan tapi tak punya cukup waktu untuk memilih.

Setelah menemukan sesuatu yang Aku cari, Aku bergegas pulang karena gerimis mulai jatuh. Aku hanya malas jika sampai terjebak hujan lebat, karenanya Aku segera pulang. Disiang yang mendung itu, Aku berkendara sambil ditemani rintik air. Udaranya sejuk, jalanan sepi, syahdu sekali. Seperti tak ingin perjalanan ini berakhir. Aku berkendara sambil sedikit melamun, eh bukan melamun. Mungkin lebih tepatnya merenungi, sepanjang sisi jalan kulihat ada bermacam aktivitas orang-orang mulai dari berjualan, bersantai, bermain, lalu apa yang kurenungkan? 

Hidup. Ternyata hidup seperti ini ya, oh tidak..Hidupku saja barangkali yang seperti ini. Tapi Aku tetap bersyukur, karena diluar sana masih banyak orang yang perjuangan hidupnya jauh lebih keras, terjal, getir, atau apalah namanya. Namun ada satu yang menampar renunganku siang ini, ketika Aku mulai berpapasan dengan pria-pria berpeci dan mengenakan gamis. Ganteng maksimal, plus jenggot yang menghiasi..subhanallah. Lalu semakin kuteruskan perjalanan, Aku semakin banyak menemukan pria bergamis lainnya. Mereka sedang berkerumun, lalu Aku paham. Ooh sedang berlangsung acara pernikahan, seorang gadis tetangga desaku yang terkenal berasal dari keluarga yang agamis dan sunni dipinang seorang ustadz. MasyaAllah, kau tau apa yang kurasakan? Rasanya ingin menangis sajalah.

Bukan baper karena pernikahannya, memang si gadis itu lebih muda dariku lalu dia menikah sementara Aku belum menikah. Bukan, bukan itu. Sama sekali.
Ironis Rasanya.

Ya Allah, Aku ingin seperti dulu. Aku rindu dibersamakan dengan orang-orang orang yang mencintai-Mu Dan yang Kau cintai. Aku ingin seperti mereka saja, bukan seperti ini yang jauh dari apa yang Kau inginkan 😭
Oh Allah, aku rindu …

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s